Gamelan, alat musik tradisional asli dari Indonesia yang mendunia. Gamelan tersebar dari Sabang sampai Merauke dengan ciri khasnya masing-masing di tiap daerah. Satu set gamelan dimainkan secara bersama-sama, satu orang memegang satu instrumen yang ketika dibunyikan secara bersamaan menghasilkan harmoni nada yang selaras dan indah.

Menurut Gatot (2020) dalam Jurnal Sains Terapan Pariwisata, istilah gamelan berasal dari bahasa Jawa gamel yang berarti memukul ditambah akhiran “-an” yang menjadikannya kata benda. Gamelan merujuk pada satu set alat musik yang dimainkan secara bersamaan dalam suatu ansambel.
Masih menurut Gatot (2020) Jejak sejarah gamelan sudah ada sejak masuknya pengaruh Hindu-Buddha di Jawa, sekitar abad ke-8 hingga ke-14 Masehi. Dalam mitologi Jawa, gamelan dipercaya diciptakan oleh Sang Hyang Guru sebagai media untuk memanggil dewa-dewa lainnya.


Bukti visual tertua tentang gamelan dapat ditemukan pada relief Karmawibhangga di Candi Borobudur (770 – 842 M), yang menampilkan ukiran alat musik seperti gong, gambang, saron, dan suling.
Gamelan berkembang pesat di masa Kerajaan Mataram Islam, mengalami akulturasi tanpa kehilangan identitas tradisionalnya.


Gamelan berkembang pesat di masa Kerajaan Mataram Islam, mengalami akulturasi tanpa kehilangan identitas tradisionalnya.
Gamelan terbuat dari perunggu yang dibentuk melalui proses panjang mulai dari peleburan, pencetakan, penempaan, pengikisan, dan penyelarasan nada. Seorang empu, sebutan bagi pengrajin gamelan, harus memiliki ketelitian tinggi saat membuat instrumen ini.


Hasil karya para empu ini melahirkan beragam jenis gamelan seperti gamelan gedhe, gamelan wayang, gamelan pakurmatan, gamelan sekaten, gamelan cokekan, gamelan senggan, gamelan bali, dan jenis gamelan lainnya.
Gamelan tidak hanya hidup di panggung tradisi. Gamelan juga digunakan dalam dunia pendidikan, pertunjukan kontemporer, hingga kolaborasi dengan musik modern. Banyak sekolah dan kampus di dalam maupun luar negeri yang mempelajari gamelan sebagai bagian dari pendidikan musik dunia.


Pada tanggal 15 Desember 2021, UNESCO resmi menetapkan gamelan sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia dalam sidang ke-16 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage yang berlangsung di Paris, Prancis.